banner 728x250

Kunjungi Korban Bencana Alam, Pangdam IV/Diponegoro Instruksikan Percepatan Pemulihan di Penakir

  • Bagikan
Iklan Banner Horizontal

AMKMedianews.com Pemalang – Komitmen TNI Angkatan Darat dalam menangani dampak bencana alam di Jawa Tengah ditunjukkan secara nyata. Panglima Kodam (Pangdam) IV/Diponegoro, Mayjen TNI Achiruddin Darojat, turun langsung meninjau puing-puing sisa banjir bandang di Desa Penakir, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, Senin (26/1) sore.

​Kehadiran jenderal bintang dua ini didampingi jajaran pejabat utama Kodam IV/Diponegoro serta disambut langsung oleh Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, beserta jajaran Forkopimda. Peninjauan difokuskan pada infrastruktur vital yang lumpuh total, terutama jembatan penghubung antar-dukuh yang menjadi nadi mobilitas warga.

​Langkah Mayjen TNI Achiruddin Darojat diawali dengan mengecek kondisi jembatan yang hancur di Dukuh Sawangan RT 19. Tak berhenti di situ, Pangdam bersama rombongan melanjutkan penyisiran ke RT 20 dan RT 22 untuk melihat langsung dua jembatan yang dilaporkan putus total akibat terjangan arus deras beberapa waktu lalu.

​Di sela peninjauan, Pangdam menyempatkan diri berdialog dengan warga di rumah-rumah terdampak untuk memberikan penguatan moril. Sebagai bentuk kepedulian nyata, sebanyak 50 paket sembako diserahkan secara simbolis kepada penyintas bencana.”Kami hadir di lapangan untuk memastikan kondisi terkini pascabencana dan mendata seluruh dampak yang ada. TNI AD berkomitmen penuh untuk bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mempercepat proses pemulihan bagi masyarakat,” tegas Mayjen TNI Achiruddin Darojat.

​Pangdam menegaskan bahwa prajurit Kodam IV/Diponegoro akan terus bergerak cepat membantu normalisasi wilayah. Namun, ia juga mengingatkan bahwa ancaman cuaca ekstrem belum sepenuhnya berlalu.

​Masyarakat di lereng Gunung Slamet diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan. Mengingat anomali cuaca yang sulit diprediksi, Pangdam meminta warga untuk tidak ragu mencari tempat yang lebih aman jika curah hujan kembali meningkat drastis.”Keselamatan warga adalah prioritas utama. Segera mengevakuasi diri jika kondisi cuaca memburuk,” tambahnya.

​Kunjungan petinggi militer di Jawa Tengah ini diharapkan mampu memperkuat koordinasi lintas sektoral, sehingga perbaikan infrastruktur jembatan yang putus dapat segera ditangani oleh satuan zeni maupun instansi terkait guna mengakhiri isolasi wilayah di Desa Penakir. ( Rangga Firrera)

Iklan Iklan Iklan Iklan Iklan
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *