AMKMedianews.com, Pemalang – Pemerintah Kabupaten Pemalang ogah main-main dalam merancang masa depan. Tak mau sekadar jalan di tempat, Pemkab Pemalang sudah mencuri start dengan membeberkan sembilan prioritas pembangunan untuk tahun 2027. Targetnya jelas: ekonomi rakyat meroket, industri kuat, dan birokrasi makin sehat!
Wakil Bupati Pemalang, Nurkholes, membuka langsung Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027 di Ruang Rapat Bapperida Pemalang, Kamis (15/1/2025). Pertemuan ini menjadi ajang “curah gagasan” untuk memastikan arah kebijakan daerah benar-benar nyambung dengan kebutuhan warga.
Jika tahun 2026 fokus Pemalang adalah menjadi benteng pertahanan pangan Jawa Tengah, maka di tahun 2027, “gigi” pembangunan digeser ke arah industrialisasi dan pariwisata yang terintegrasi.”Kita ingin potensi ekonomi daerah pecah telur melalui pembangunan pariwisata yang menyatu dengan industri pertanian, perikanan, serta suntikan energi untuk pelaku UMKM,” tegas Nurkholes di hadapan peserta rapat.
Sembilan prioritas yang dipaparkan Bapperida bukan cuma deretan angka, tapi “jimat” pembangunan yang meliputi: Wisata Terintegrasi: Menjadikan destinasi wisata sebagai mesin uang daerah. Industri Tani & Ikan: Pertanian dan perikanan naik kelas ke level industrialisasi. UMKM Kuat: Usaha mikro kecil menengah diberi panggung utama. Investasi Moncer: Mempermudah modal masuk ke bumi Pemalang. Infrastruktur Awet: Pembangunan fisik yang tidak asal jadi. SDM Unggul: Mencetak rakyat yang punya daya saing tinggi. Basmi Kemiskinan: Penanganan kemiskinan secara keroyokan. Proteksi Perempuan & Anak: Pemberdayaan gender dan perlindungan anak jadi harga mati. Birokrasi Bersih: Tata kelola pemerintahan yang anti ribet dan transparan.
Demi menjaga rencana ini tetap di jalur yang benar, Bapperida memboyong pemateri dari BPS Kabupaten Pemalang dan Bappeda Provinsi Jawa Tengah. Tujuannya agar data yang digunakan presisi, sehingga kebijakan yang lahir bukan hasil halusinasi, tapi fakta di lapangan.
Melalui forum ini, Pemkab berharap masyarakat ikut mengawal. Jangan sampai rencana mulia ini layu sebelum berkembang. Dengan 9 jurus ini, Pemalang optimistis bisa bertransformasi menjadi daerah yang mandiri dan disegani di Jawa Tengah pada 2027 mendatang.( Rangga Firrera).
















