AMKMedianews.com, Pemalang – Peta persaingan memperebutkan kursi Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pemalang masa bakti 2026–2030 mulai mengerucut. Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) secara resmi menutup tahap pengembalian formulir pendaftaran pada Minggu (15/3/2026).
Berdasarkan pengumuman resmi dari TPP tertanggal 16 Maret 2026 yang ditandatangani oleh Ir. Muzaki selaku ketua tim, tercatat tiga figur potensial telah mengembalikan berkas pendaftaran. Ketiga nama tersebut adalah Hengki Wijaya, Prasetyo Widyatmoko, dan Agung Dewanto.

Tahapan Verifikasi Berkas Dimulai
Menariknya, salah satu bakal calon, Hengki Wijaya, diketahui mendatangi sekretariat TPP sebanyak dua kali. Kedatangannya yang kedua pada Minggu (15/3) bertujuan untuk memastikan seluruh kelengkapan administrasi telah terpenuhi sebelum batas waktu berakhir.
Ketua TPP, Ir. Muzaki, menyatakan bahwa dengan berakhirnya masa pendaftaran, pihaknya kini langsung tancap gas melakukan pemeriksaan dokumen.“Proses verifikasi berkas para bakal calon dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 16 hingga 18 Maret 2026,” ungkap Muzaki dalam keterangannya.
Transparansi Menuju Musorkab
Muzaki juga menjelaskan bahwa TPP tetap mengedepankan asas fleksibilitas dan profesionalisme. Jika ditemukan kekurangan dalam dokumen yang diserahkan, para kandidat masih diberikan ruang untuk melakukan perbaikan.“Masa perbaikan atau pelengkapan persyaratan administrasi kami alokasikan pada 19 hingga 22 Maret 2026. Kami imbau para bakal calon untuk terus berkoordinasi agar semua tahapan berjalan lancar sesuai regulasi,” tambahnya.
Seluruh rangkaian seleksi ini merupakan bagian dari persiapan menuju Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) KONI Pemalang. Muzaki menegaskan komitmen timnya untuk menjaga transparansi agar pemimpin yang terpilih nantinya benar-benar mampu membawa prestasi olahraga Pemalang ke tingkat yang lebih tinggi.“Kami bekerja secara terbuka dan sesuai aturan organisasi. Harapannya, proses yang profesional ini akan melahirkan ketua yang kredibel demi kemajuan atlet-atlet kita,” tutupnya.**















