banner 728x250

Bupati Anom Jajaki Pabrik ‘Maung’ di Pemalang: Karpet Merah Buat Lulusan SMK!

  • Bagikan

AMKMedianews.com, SUMEDANG – Kabupaten Pemalang bersiap mencatatkan diri dalam peta industri manufaktur otomotif nasional. Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, melakukan langkah progresif dengan mendatangi langsung markas PT Baja Satya Pratama Pressindo di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Selasa (7/4/2026).

​Kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi biasa. Membawa rombongan besar yang terdiri dari Pj Sekda Johan Endro Kusumo hingga para kepala SMK se-Kabupaten Pemalang, Bupati Anom membawa misi besar: menarik investasi pabrik perakitan (assembling) kendaraan ke “Kota Ikhlas”.

​”Kami ingin kerja sama strategis ini tidak hanya di atas kertas, tapi segera mewujud nyata. Target kami adalah berdirinya pabrik otomotif di Pemalang guna memacu pertumbuhan ekonomi daerah,” tegas Anom di sela-sela peninjauan fasilitas produksi.

​Incar Penyerapan Talenta Lokal

​Salah satu poin yang mencuri perhatian publik adalah keberadaan putra daerah Pemalang yang sudah cukup dominan bekerja di perusahaan tersebut. Hal ini menjadi alasan kuat bagi Bupati untuk memboyong unit produksi tersebut ke wilayahnya agar penyerapan tenaga kerja lulusan SMK bisa lebih maksimal dan efisien.

​”Potensi anak-anak muda kita, terutama lulusan SMK di Pemalang, sangat kompetitif. Dengan adanya pabrik di daerah sendiri, sinkronisasi antara kurikulum pendidikan dan kebutuhan industri otomotif akan lebih ‘nyambung’,” imbuh Anom.

​Dalam peninjauan tersebut, rombongan disuguhi pemandangan proses produksi komponen kendaraan taktis (Rantis) Maung yang legendaris. Ternyata, bodi kendaraan taktis tersebut diproduksi di pabrik ini, sebuah fakta yang menambah optimisme Pemkab Pemalang akan kualitas industri yang sedang diajak bekerja sama.

​Sinyal Hijau dari PT Baja Satya Pratama

​Direktur Promosi dan Teknik PT Baja Satya Pratama Pressindo, Tedi, menyambut hangat inisiatif Pemerintah Kabupaten Pemalang. Pihaknya mengaku tengah mempertimbangkan secara serius untuk melakukan ekspansi lahan dan membangun pabrik dengan merek lokal di wilayah Jawa Tengah.

​”Pemalang memiliki potensi sumber daya yang menarik. Kami sedang mengkaji peluang pembangunan pabrik perakitan di sana. Ini bisa jadi tonggak sejarah bagi industri otomotif lokal,” kata Tedi.

​Agenda kerja ini ditutup dengan sesi uji coba (test drive) kendaraan hasil rakitan pabrik dan diskusi mendalam mengenai pola pembelajaran kerja lapangan bagi siswa. Jika rencana ini terealisasi, Pemalang berpotensi menjadi salah satu pusat otomotif baru di koridor Pantura, sekaligus memberikan solusi nyata bagi pengangguran usia produktif di daerah.**( Joko Longkeyang).

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *