banner 728x250

Urai Macet Arus Balik, Skema One Way Nasional KM 414-KM 70 Resmi Dimulai

  • Bagikan

AMKMedianews.com, Pemalang – Menghadapi prediksi puncak arus balik Lebaran 2026, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri resmi meningkatkan status rekayasa lalu lintas dari skema lokal menjadi nasional. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara simbolis melepas pemberlakuan one way nasional mulai dari KM 414 Gerbang Tol Kalikangkung hingga KM 70 Tol Cikatama, Selasa (24/3/2026).

​Pelepasan kebijakan ini dihadiri pula oleh sejumlah menteri kabinet, di antaranya Menko PMK Pratikno, Menhub Dudy Purwagandhi, dan Menkes Budi Gunadi Sadikin. Langkah strategis ini diambil menyusul data volume kendaraan yang meninggalkan Jakarta melalui jalur tol telah menembus angka 2,3 juta unit.

​”Hari ini kita mulai melaksanakan one way secara nasional karena diperkirakan puncak arus balik menuju arah Jakarta terjadi pada hari ini,” tegas Kapolri Jenderal Listyo Sigit.

​Keamanan Pengemudi Jadi Prioritas

Dalam arahannya, Kapolri menginstruksikan petugas di lapangan untuk bersiaga, termasuk mengoptimalkan tol fungsional dan rekayasa teknis situasional. Ia juga menitipkan pesan kepada para pemudik agar tetap waspada dan tidak memaksakan diri jika kondisi fisik sudah lelah.

​”Manfaatkan pos pelayanan dan rest area yang ada. Keselamatan perjalanan jauh lebih utama daripada kecepatan sampai di tujuan,” imbuh Kapolri.

​Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin turut mengingatkan faktor krusial keselamatan, yakni jeda istirahat bagi pengemudi. Ia menyarankan agar setiap tiga jam sekali pengemudi melakukan istirahat sejenak untuk menghindari risiko kecelakaan akibat kelelahan kronis.

​Jawa Tengah Masih Padat

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, memantau langsung pergerakan jutaan kendaraan di wilayahnya. Ia membeberkan bahwa sekitar 1,6 juta kendaraan yang sebelumnya masuk ke Jawa Tengah terpantau masih berada di wilayah ini dan belum memulai perjalanan balik ke Jakarta.

​”Data menunjukkan baru sekitar 153 ribu kendaraan yang kembali. Artinya, masih ada potensi penumpukan besar di jalan raya. Kami mendorong masyarakat menggunakan kebijakan Work From Anywhere (WFA) agar kepulangan tidak terfokus di hari yang sama,” ujar Ahmad Luthfi.

​Kabar baiknya, infrastruktur jalan di sepanjang Jawa Tengah dilaporkan dalam kondisi mantap dan minim keluhan. Hal ini diperkuat oleh pengakuan Edi dan Dewi, pemudik asal Kudus, yang merasakan kelancaran arus balik tahun ini berkat perbaikan jalan yang masif.

​Gubernur memastikan bahwa angka kecelakaan tahun ini menurun signifikan, menunjukkan peningkatan kedisiplinan publik serta ketersediaan stok energi dan bahan pokok yang tetap terjaga selama masa libur nasional ini.**( Joko Longkeyang).

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *