AMKMedianews.com, Semarang – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan apresiasi tinggi terhadap Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) (Siapa) atas kinerja pencegahan korupsi mereka (Apa), yang dinilai sebagai yang tertinggi di tingkat nasional.
Dalam hasil penilaian Monitoring Center for Prevention (MCP) oleh KPK, Pemprov Jateng berhasil mencapai skor 90,8. Selain itu, nilai Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas-PK) periode 2023-2024 juga menyentuh angka 98,2, sebuah capaian tertinggi secara nasional.
Ketua KPK, Setyo Budiyanto, menyampaikan pujian ini (Mengapa) usai menghadiri acara Hari Antikorupsi Sedunia dan Gelar Pengawasan Daerah (Larwasda) Tahun 2025 (Kapan) di Gradhika Bhakti Praja, Semarang, pada Kamis, 4 Desember 2025 (Di mana).
Menurut Setyo, Jawa Tengah menunjukkan jalur yang tepat dalam memperkuat integritas daerah. “Jawa Tengah ini hasil MCP-nya cukup bagus. Kelihatan mana yang masih rendah, mana yang sudah baik,” kata Setyo. Ia menjamin proses survei yang melibatkan pegawai, masyarakat, hingga ahli, dilakukan secara objektif (Bagaimana) tanpa adanya conflict of interest.
Setyo menekankan bahwa skor MCP bukan hanya sekadar angka, melainkan cerminan kinerja nyata. Ia mengingatkan agar komitmen antikorupsi harus menjadi budaya sehari-hari, tidak hanya berhenti pada seremoni tahunan.
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegaskan bahwa pencapaian ini menjadi evaluasi penting bagi Pemprov. “Ini momentum berharga untuk mereviu kinerja kita. Yang kurang diperbaiki, yang sudah baik harus dijaga,” ujarnya. Gubernur Luthfi berkomitmen untuk membangun budaya integritas secara konsisten.
Selain memborong skor tertinggi, Pemprov Jateng juga menjadi satu-satunya provinsi yang menyandang status kategori “terjaga” dalam Indeks Integritas KPK dengan nilai 79,47. Kontribusi lainnya adalah status Jateng sebagai provinsi dengan desa antikorupsi terbanyak, mencapai 113 desa di 29 kabupaten.
Gubernur Luthfi meminta seluruh kepala daerah di wilayahnya untuk memperluas gerakan antikorupsi, mulai dari tingkat desa hingga kota. Program Sekolah Berintegritas juga akan terus digencarkan, di mana hingga saat ini 104 sekolah sudah bergabung sejak 2023. Acara tersebut turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen, Sekda Sumarno, dan jajaran Forkominda Jateng.( Tangga Firrera).
















