banner 728x250

Gas Pol! Bupati Pemalang Terjun Langsung Percantik Stadion Jatidiri Comal

  • Bagikan

AMKMedianews.com, Pemalang – Wajah Stadion Jatidiri Comal mulai dipoles. Pemerintah Kabupaten Pemalang melakukan langkah nyata dengan menggelar aksi kerja bakti massal atau korve pada Jumat (10/4/2026). Langkah ini menjadi sinyal kuat komitmen pemerintah daerah dalam mempercepat fungsionalisasi fasilitas publik bagi masyarakat.

​Pantauan di lokasi menunjukkan antusiasme tinggi dari berbagai elemen. Tidak hanya dari jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pihak Kecamatan Comal, aksi bersih-bersih ini juga melibatkan Ketua TP PKK Kabupaten Pemalang hingga para pelajar setempat yang bahu-membahu merapikan area stadion.

​Aksi Nyata Pimpinan Daerah

​Momen menarik terjadi ketika Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, tidak canggung untuk turun ke tengah lapangan. Didampingi Camat Comal, Maksum, Bupati tampak piawai mengoperasikan mesin pemotong rumput guna merapikan ilalang yang menyelimuti area bermain.

​”Kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin ‘Indonesia Asri’ dan ‘Pemalang Resik, Hijau, Apik’. Kami memilih Stadion Jatidiri sebagai titik awal penataan besar-besaran fasilitas umum di wilayah ini,” ujar Anom di sela-sela kegiatannya.

​Target Operasional Pertengahan 2026

​Penataan ini bukan sekadar pembersihan biasa. Menurut Bupati, aksi korve ini adalah fase pra-kondisi sebelum dilakukan uji kelayakan bangunan dan sarana prasarana. Pemerintah Kabupaten Pemalang memasang target optimistis bahwa pada pertengahan tahun 2026, stadion ini sudah bisa dibuka untuk umum.

​Anom menekankan bahwa percepatan pembangunan tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan sinergi yang solid antara pemerintah kabupaten, kecamatan, hingga tingkat desa agar fasilitas yang ada segera layak pakai.

​Mengajak Warga Jaga Aset Daerah

​Selain menata fisik, Bupati juga menitipkan pesan mendalam kepada masyarakat untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap fasilitas publik. Ia mengingatkan bahwa kebersihan lingkungan memiliki dampak domino, termasuk dalam pencegahan bencana.

​”Jika kita menjaga fasilitas ini bersama-sama, manfaatnya akan kembali ke kita semua. Lingkungan yang bersih bukan hanya nyaman dipandang, tapi juga efektif mengurangi risiko bencana seperti banjir,” tegasnya.

​Melalui gerakan ini, Pemkab Pemalang berharap kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga ruang publik terus meningkat, sehingga tercipta lingkungan yang bersih, nyaman, dan mendukung produktivitas warga.**( Joko Longkeyang).

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *