AMKMedianews.com, Pemalang – Pemerintah Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, kembali menggalakkan aksi gotong royong melalui kegiatan “Jumat Bersih” atau Korve pada Jumat (27/3/2026). Menariknya, aksi bersih-bersih pascacuti Lebaran kali ini difokuskan pada kawasan bersejarah eks Pabrik Gula (PG) Sumberharjo.
Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, memimpin langsung jalannya kegiatan yang diikuti oleh seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) beserta jajarannya. Fokus utama sasaran kebersihan meliputi ruas jalan utama di kompleks kantor hingga rumah dinas eks PG Sumberharjo.
Persiapan Fasilitas Pendidikan Masa Depan
Bukan tanpa alasan lokasi tersebut dipilih. Bupati Anom menjelaskan bahwa kawasan eks PG Sumberharjo ini diproyeksikan menjadi lokasi strategis untuk pendirian Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Pemalang.
Kehadiran Bupati bersama jajaran staf di lapangan bertujuan untuk memastikan kesiapan infrastruktur awal melalui penataan lingkungan yang bersih dan nyaman. Langkah ini merupakan bagian dari visi besar Pemkab Pemalang dalam memajukan sektor pendidikan berbasis kemasyarakatan.
Dukungan Penuh TP PKK Kabupaten Pemalang
Aksi ini juga mendapat dukungan penuh dari Tim Penggerak PKK Kabupaten Pemalang. Ketua TP PKK Pemalang, Noor Faizah Maenofie, tampak terjun langsung bersama para staf membersihkan tumpukan sampah di lokasi tersebut.
”Hari ini kami bergabung dalam kegiatan korve untuk membersihkan area bekas PG Sumberharjo. Ini adalah langkah awal dan bagian dari persiapan penting sebelum tempat ini resmi difungsikan sebagai Sekolah Rakyat,” ungkap Maenofie di sela-sela kegiatannya.
Wajah Baru Kawasan Sumberharjo
Kegiatan rutin Jumat Bersih ini diharapkan tidak hanya sekadar menjaga estetika lingkungan pascalibur panjang, namun juga menjadi momentum alih fungsi aset daerah menjadi fasilitas publik yang lebih bermanfaat.
Dengan semangat gotong royong, kawasan yang dulunya merupakan pusat industri gula tersebut kini bersiap bertransformasi menjadi pusat edukasi bagi warga Pemalang. Sinergi antara pimpinan daerah dan seluruh elemen pegawai menjadi kunci utama percepatan terwujudnya Sekolah Rakyat tersebut.**( Joko Longkeyang).















