AMKMedianews.com, Semarang – Langkah pencarian sosok Sekretaris Daerah (Sekda) definitif Kabupaten Pemalang kini memasuki babak krusial. Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, secara resmi membuka agenda Ujian Kompetensi Seleksi Terbuka dan Kompetitif bagi para calon pejabat pimpinan tinggi pratama tersebut di Aula Unit Penilaian Kompetensi ASN, BKD Provinsi Jawa Tengah, Senin (23/2/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan birokrasi yang profesional dan transparan. Dari total 13 pelamar yang mendaftarkan diri, kini tersisa enam kandidat yang bersaing ketat setelah melewati penyaringan administrasi yang sangat teliti.
Proses seleksi administrasi sebelumnya dilakukan secara ketat melalui integrasi aplikasi karier ASN milik Badan Kepegawaian Negara (BKN). Berdasarkan Berita Acara Nomor: 08/BA/JPTPSEKDA/2026 yang diterbitkan Rabu (18/2/2026), tujuh pendaftar dinyatakan gugur karena tidak mampu memenuhi standar dokumen yang dipersyaratkan.
Enam nama yang berhasil melaju ke tahap ini merupakan pejabat senior yang kini memimpin instansi-instansi strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang. Berikut adalah para kandidat yang sedang mengikuti seleksi:
1. Ahmady Stiawan Widatmojo (Kepala Dinas Lingkungan Hidup)
2. Andri Adi (Kepala Dinas PMD)
3. Bagus Sutopo (Asisten Administrasi Umum Setda)
4. Eko Adi Santoso (Kepala DPMPTSP)
5 Joko Tri Asmoro (Kepala Dinas Pekerjaan Umum)
6. Umroni (Kepala Disnakerperintrans)
Pelaksanaan uji kompetensi (Assessment Center) dijadwalkan berlangsung selama dua hari di Semarang. Panitia seleksi menekankan bahwa aspek kedisiplinan menjadi salah satu poin penilaian tidak langsung yang sangat diperhatikan.
Para peserta diwajibkan mematuhi aturan protokol, seperti hadir tepat waktu pada pukul 08.00 WIB, mengenakan kemeja putih lengan panjang lengkap dengan dasi, serta membawa perangkat laptop sendiri. Panitia menegaskan bahwa ketidakhadiran tanpa alasan yang sah akan langsung dianggap sebagai pengunduran diri secara otomatis.
Langkah tegas ini diambil untuk memastikan bahwa siapa pun yang terpilih menjadi Sekda Pemalang nantinya adalah figur yang memiliki integritas, kapabilitas teknis, serta kedisiplinan tinggi dalam menjalankan roda pemerintahan.( joko Longkeyang).

















